5 Cara Mendeteksi Kebohongan Pada Calon Karyawan

image

Wawancara kerja pastinya dipenuhi dengan pertanyaan oleh pewawancara dan jawaban yang diberikan oleh calon karyawan. Namun, tak ada yang bisa menjamin bahwa jawaban yang diberikan oleh calon karyawan adalah jawaban yang jujur.

Untuk mengetahui apakah calon karyawan berbicara jujur, Anda bisa menerapkan beberapa cara, seperti dilansir olehInc.com (28/08), Berikut ini.

1. Mulai dengan memperhatikan perilaku normal calon karyawanSebelum Anda menanyakan hal-hal yang perlu diuji kebenarannya, ajak calon karyawan ngobrol ringan. Tanyakan kabar terbaru di media massa yang dia ikuti, hobi kesukaan, dan hal lainnya. Anda membutuhkan hal ini untuk mengetahui perilaku normalnya ketika berbicara santai dan jujur.

2. Dengarkan baik-baikCaranya menjawab dengan pernyataan bisa membuat Anda mengetahui apakah dia bicara jujur atau tidak. Misalkan jika Anda menggunakan pertanyaan “Ya” dan “Tidak,” maka jawabannya harus mengandung setidaknyakata “Ya” dan “Tidak.”Contohnya ketika Anda bertanya: “Apa Anda pernah mencuri di perusahaan sebelumnya?” jika dia menjawab dengan kata “Tak akan” atau “Tak akan pernah,” maka Anda wajib curiga. Jawaban yang biasa hanya membutuhkan kata “Tidak” seperti “Tidak, saya tidak pernah.”

3. Perhatikan bagian tubuh tertentuBahasa tubuh adalah alat yang baik untuk mendeteksi kebohongan. Anda bisa memperhatikan bagian kepala, bahu, lutut, dan jari kaki calon karyawan. Bahu yang bergerak menunjukkan keraguan, alis yang bergerak naik menandakan ketertarikan. Biasanya orang melakukannya ketika menyukai apa yang Anda katakan. Sebaliknya, menggigit bibir bermakna orang itu tak menyukai yang Anda katakan, atau tidak setuju.

4. Tanyakan pertanyaan mendalamBahasa tubuh belum tentu menandakan kebohongan. Untuk mengetahui apakah dia benar-benar berbohong, minta calon karyawan menjelaskan lebih detail mengenai hal yang membuat Anda ragu-ragu. Bertanyalah dengan nada curiga untuk melihat reaksinya.

5. Tanyakan apakah mereka jujurIni adalah langkah paling mudah. DI akhir wawancara, tanyakan “Apakah Anda menjawab semua pertanyaan tadi dengan jujur?” Penelitian menunjukkan bahwa, mengejutkannya, banyak orang yang mengakui mereka telah berbohong sedikit di pernyataan yang telah mereka katakan. Jika Anda ingin mempekerjakan seseorang untuk posisi yang sangat terpercaya, beri dia pertanyaan tambahan: “Kenapa saya harus mempercayai Anda?” Lalu perhatikan jawabannya.

Pastikan jawabannya singkat dan jelas, seperti “Karena saya memang bisa dipercaya.” Orang yang berbohong biasanya berusaha menjelaskan dengan berbelit-belit.Itulah beberapa cara untuk mengetahui ketika calon karyawan berbohong saat wawancara kerja.

Apa komentar anda tentang artikel ini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: